Komflik Di Kelurahan Panipahan Kota Akibat Kurangnya SDM Lurah Di Bidang Pemerintah


 Panipahan - (detikcontrolnews.com) "Fanomena yang terjadi dikelurahan Panipahan Kota bermula dari Pj Ns. Purwati, S.Kep dinilai kurang memahami urusan pemerintahan. Dilihat titel S.Kep latar belakang dibidang kesehatan. Kini dihadapkan pada beberapa program kerja prioritas purwati kebingungan. 

Lurah baru Purwati merasa bingung dan tertekan Akar konflik ini dipicu oleh masalah transparansi internal Kelompok Masyarakat (Pokmas).

Yang mana Pengawas Pokmas dan masyarakat memprotes Ketua Pokmas Rusli Dahlan dan Bendahara karena sengaja menyembunyikan dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta Bestek/Gambar Kerja Semenisasi Jalan Banteng Muda senilai Rp93 juta yang saat ini sedang menuai sorotan tajam.

Ini sebuah Aspirasi dari Redaksi detikcontrolnews.com merupakan kritik membangun agar penataan birokrasi ke depan bersifat “The right man on the right place” (menempatkan orang sesuai keahliannya), sehingga pelayanan administrasi di kelurahan terhindar dari maladministrasi akibat ketidakpahaman regulasi.

Ini salah satu contoh seorang lurah yang ditunjuk kurang memahami, Akar Komflik atau kesalahan pelayanan administrasi dalam penyampaian di papan Plang Proyek tidak disebutkan Panjang,  Lebar dan Tebal, sedangkan Nilai anggaran Rp93 juta disebutkan.

Kqurangnya Sumber Daya Manusia (SDM)  membuat lurah baru bingung dan merasa ketakutan saat dikonfirmasi oleh media.

Kedepannya pemerintah kabupaten Rohil hendaknya Jabatan Pimpinan ditingkat kelurahan diprioritaskan lulusan Ilmu Pemerintahan, karna faham Administrasi Negara, atau Hukum, serta alumni perguruan tinggi kedinasan seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

penulis : Satria Oyon 


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال